Materi SBK KLS 3 BAB 5 Unsur Tari ( Gerak Simbolis )

Ada bermacam-macam gerakan dalam tari. Ada gerakan yang meniru kegiatan sehari-hari, ada yang gemulai, pata-pata, ataupun dinamis. Gerakan-gerakan tari tersebut menjadi simbol-simbol akan apa yang ingin disampaikan oleh pencipta tari. Walaupun tidak semua gerakan menjadi simbol, namun sebuah tarian secara lengkap biasanya memiliki arti atau menjadi simbol akan hal tersebut.

1. Gerak maknawi

Gerak maknawi / bermakna merupakan gerak yang mempunyai arti dan maksud ketika dilakukan. Biasanya, orang yang meihat dapat menebak kegiatan apa yang sedang ditiru. Mengapa begitu ? ini karena gerakan-gerakan tersebut meniru kegiatan sehari-hari yang sering kita lihat atau kita lakukan sendiri.

Gerak bermakna bisa diambil dari bermacam-macam kegiatan seperti mencangkul, menanam, menjala ikan, memanah, menenun, berdagang, atau berhias. Bisa juga menirukan gerak-gerik hewan seperti kupu-kupu, kelinci, burung, katak, kijang, monyet, dan hewan-hewan lainnya. Jadi, gerak bermakna merupakan simbol kegiatan manusia maupun tingkah laku hewan.

2. Gerak Murni

Gerak murni adalah gerak asli, gerak yang tidak memiliki arti atau makna. Biasanya gerak murni dibuat supaya ada unsur keindahan atau untuk melengkapi tarian.

Contoh gerak murni misalnya, gerakan berjalan. Supaya gerakannya indah, langkah berjalan dilakukan dengan kaki jinjit, posisi tangan kiri dibuka melebar, dan tangan kanan diletakan di depan dada. Cobalah gerakannya

3. Gerak Gemulai

Gerakan yang dibawakan dengan lembut, mengalir, dan tidak putus-putus disebut gerak gemulai. Gerakan-gerakan tari yang dibawakan penari wanita biasanya lemah gemulai. Gerak gemulai biasanya menjadi simbol kelembutan, keindahan, ataupun kehalusan tingkah laku.

4. Gerak Dinamis

Gerakan yang dibawakan dengan tegas, bersemangat, lincah, ataupun gagah disebut gerak dinamis. Gerak dinamis biasanya membutuhkan ruang yang cukup luas. Gerak ini juga memiliki tempo yang kadang cepat, kadang lambat. Gerakan-gerakan tari yang dibawakan penari pria biasanya dinamis. Begitu juga dengan sebagian tarian yang berasal dari gerakan hewan. Gerak dinamis biasanya menjadi simbol kegesitan, keperkasaan, kegagahan, kepahlawanan, kehebatan, bahkan kemenangan.

5. Gerak Patah-Patah

Gerakan yang dibawakan dengan putus-putus disebut gerak patah-patah. Gerakan seperti ini bisa dilihat pada tari Tor-Tor dari Sumatera Utara.

BACA JUGA : CERITA INSPIRASI ANAK

0 Response to "Materi SBK KLS 3 BAB 5 Unsur Tari ( Gerak Simbolis )"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel